News

FITmee Gandeng Mitra di Jawa Timur untuk Produksi Shirataki

Jakarta, 22 Januari 2020 – FITmee adalah mie instan berbahan dasar shirataki pertama di Indonesia. Umumnya dikenal berasal dari negeri sakura, shirataki yang digunakan oleh FITmee merupakan hasil produksi petani lokal di Jawa Timur.

“Sebagai mie instan berbahan dasar shirataki, FITmee menggandeng mitra supplier shirataki yang diproduksi di Indonesia. Hal ini kami lakukan untuk memaksimalkan potensi shirataki lokal untuk dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas” tutur Gondang Yudo, Head of FITSHOP.

Shirataki merupakan jenis tanaman umbi-umbian yang juga dikenal dengan nama umbi porang dari spesies Amorphophallus muelleri. Hingga kini, umbi porang telah diolah di beberapa sentra pengolahan yang terpusat di Jawa Timur dan Jawa Barat.

Berbeda dari mie instan biasa yang dibuat dari tepung terigu atau tepung beras, FITmee dibuat dari bahan dasar shirataki yang mengandung 97% air dan 3% fiber glucomannan, sehingga memiliki kadar kalori yang jauh lebih rendah dibandingkan mie instan biasa. Shirataki berasal dari tanaman konjac, banyak tumbuh di negara sub-tropis serta tropis seperti Jepang dan Indonesia. Kandungan yang tersimpan pada shirataki sudah dikenal baik bagi tubuh, bisa membantu dalam mengontrol gula darah, menurunkan berat badan, mengurangi LDL kolesterol, serta menyimpan beragam manfaat lainnya.

Telah meramaikan industri mie instan tanah air sejak pertengahan 2018, FITmee kini tersedia dalam 4 pilihan rasa. Tepat di akhir tahun lalu, FITmee merilis dua rasa terbaru yaitu FITmee Carbonara dan FITmee Ayam Bawang. Kedua rasa baru FITmee tetap menggunakan bahan dasar shirataki, sehingga memiliki kadar kalori yang jauh lebih rendah dibandingkan mie instan biasa. Sebagai perbandingan, kalori pada satu bungkus FITmee Carbonara sama dengan 1:4 bungkus mie instan biasa. Sementara, kalori pada satu bungkus FITmee Ayam Bawang sama dengan kalori pada 1:13 bungkus mie instan biasa. Selain meluncurkan dua rasa terbaru, FITmee kini hadir dengan ukuran yang lebih kecil dan kemasan yang lebih praktis.

“Melihat kebiasaan masyarakat Indonesia yang gemar membawa mie instan bahkan saat sedang traveling, kini kami mengubah kemasan menjadi lebih praktis dan ukuran yang lebih kecil. Adapun perubahan ukuran kemasan ini tidak mengurangi isi dari masing-masing FITmee” ujar Gondang.

Hingga kini, FITmee telah tersedia dalam empat pilihan rasa, yaitu FITmee Soto (60 kkal), FITmee Goreng Korea (150 kkal), FITmee Carbonara (120kkal), dan FITmee Ayam Bawang (30kkal). Keempat varian tersebut dapat diperoleh di berbagai gerai online dan offline. Pelanggan juga dipersilakan untuk melakukan pembelian FITmee secara mudah melalui FITSHOP, portal penyedia produk harian terkait kesehatan dibawah naungan grup The FIT Company. Tidak hanya tersedia di Indonesia, FITmee kini sudah diekspor hingga ke beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, dan Brunei Darusalam.

TENTANG THE FIT COMPANY

The FIT Company merupakan perusahaan rintisan yang berkomitmen pada produk gaya hidup aktif dan sehat di Indonesia. Resmi dibentuk pada awal tahun 2019, The FIT Company telah memiliki 4 lini bisnis utama, yang terdiri dari 20FIT (gym and fitness centre), FIT Gourmet (penyedia makanan sehat dan bernutrisi), FITmee (mie instan sehat berbahan dasar shirataki), dan FITSHOP (portal penyedia produk harian terkait kesehatan). Melalui inovasi teknologi, The FIT Company menggabungkan ekosistem wellness dalam satu aplikasi FITCO, untuk memberikan akses mudah bagi masyarakat yang ingin memiliki gaya hidup aktif dan sehat.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

Wynne Wardhani, PR Specialist, The FIT Company

Phone: 0852-7063-3737, Email: wynne@thefit.company